Friday 28th of August 2026

Program 3 Juta Rumah Danantara Housing Expo 2026 Dibuka, Acara Digelar di PIK2!

Program 3 Juta Rumah Danantara Housing Expo 2026 Dibuka, Acara Digelar di PIK2!

--

MASKAHUB - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menghadiri pembukaan Danantara Housing Expo 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (27 Agustus 2026).

Ia memandang acara tersebut sebagai bentuk kolaborasi untuk mendukung pelaksanaan program "3 Juta Rumah".

"Saya berharap kolaborasi yang dibangun di Danantara Housing Expo dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya kita mempercepat pencapaian program 3 juta rumah," ujar Ara.

Ara menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat aspek pembiayaan guna mempermudah masyarakat—terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)—untuk memiliki rumah. Salah satu langkahnya adalah skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, yang didukung oleh dana pembiayaan sebesar Rp130 ​​triliun dan suku bunga 5%.

Lainnya: Danantara Housing Expo 2026 Resmi Digelar, Sekitar 120.000 Hunian Dipasarkan!

Dukungan ini diperkuat oleh kebijakan Bank Indonesia yang melonggarkan ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) dari 5% menjadi 4%. Kebijakan ini telah menyuntikkan tambahan likuiditas sekitar Rp80 triliun ke sektor perbankan, sehingga mendorong peningkatan kuota nasional untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari 220.000 unit menjadi 350.000 unit.

Dampak kebijakan ini terlihat jelas pada penandatanganan massal akad kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi pada 30 Juli 2026. Akad untuk 62.710 unit KPR bersubsidi ditandatangani secara serentak di 36 provinsi dan 372 kabupaten/kota. Pada saat yang sama, akad KUR Perumahan senilai total Rp880 miliar ditandatangani untuk 7.100 debitur.

"Saya melihat Danantara Housing Expo tidak hanya menjadi tempat untuk menawarkan rumah, tetapi menjadi platform yang mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem perumahan," ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan beragam pilihan hunian dan alternatif pembiayaan diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi serta memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Ia menambahkan bahwa pameran ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi ajang promosi properti; Hal ini diharapkan dapat mendorong transaksi nyata, mempercepat penyerapan hunian, serta menciptakan efek pengganda bagi perekonomian nasional.

"Saya berharap kolaborasi yang dibangun di Danantara Housing Expo dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya kita mempercepat pencapaian program 3 juta rumah," tambahnya.

Ara secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Danantara—terutama COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria—atas kemitraan dalam penyelenggaraan Danantara Housing Expo 2026.

Apresiasi juga disampaikan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BP Tapera, ekosistem pengembang, lembaga perbankan syariah, pemerintah daerah, serta seluruh mitra dan pemangku kepentingan di industri perumahan yang telah berkontribusi dalam membangun ekosistem perumahan yang terintegrasi.

Lainnya: Pertempuran Tiga Geng Besar Di Tokyo Revengers Season 4, Trailer Terbaru Yang Penuh Air Mata Dan Darah

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman berharap Danantara Housing Expo 2026 menjadi momentum strategis untuk menghubungkan masyarakat dengan hunian yang layak dan terjangkau, sekaligus memperkuat kolaborasi di seluruh ekosistem perumahan.

"Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, Danantara, pengembang, perbankan, dan seluruh pelaku industri, kita ingin semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki akses dan kemampuan untuk memiliki rumah sendiri. Danantara Housing Expo menjadi salah satu momentum untuk mempercepat tujuan tersebut," ujarnya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST