Harga Cabai dan Ayam Hari Ini di Medan 28 Agustus 2026, Pemko Langsung SidakTurun Tangan!
--
MASKAHUB - Pemerintah Kota Medan bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Menindaklanjuti arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, jajaran pemerintah kota melakukan inspeksi mendadak di Pasar Petisah dan Pasar Sei Sikambing pada Kamis (27 Agustus 2026).
Inspeksi tersebut dipimpin oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan, Citra Effendi Capah, didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, Hendra Ridho Siregar; Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, Ahmad Untung Lubis; serta Direktur Utama PUD Pasar Medan, Anggia Ramadhan.
Lainnya: Pimpinan DPR RI Minta Masyarakat Kawal RUU Perampasan Aset, Paling Lambat Disahkan 15 Desember 2026!
Pemeriksaan ini dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat belakangan ini mengenai kenaikan harga daging ayam, cabai, dan berbagai bumbu dapur.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga ayam broiler di pasar telah mencapai Rp50.000 per kilogram. Kenaikan harga ini diduga disebabkan oleh berkurangnya pasokan ayam yang masuk ke pasar.
Salah seorang pedagang, Maryuni, berharap harga ayam dapat kembali ke tingkat normal agar tidak membebani masyarakat.
"Kalau bisa kembali di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Kenaikan mulai terasa setelah aktivitas sekolah kembali berjalan," ujarnya.
Selain ayam, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan, berkisar antara Rp60.000 hingga Rp65.000 per kilogram, sementara harga cabai merah mencapai Rp45.000 per kilogram.
Terkait komoditas lainnya, harga bawang putih tercatat sekitar Rp34.000 per kilogram, bawang merah Rp36.000 per kilogram, dan tomat Rp18.000 per kilogram.
Citra Effendi Capah menyatakan bahwa Pemerintah Kota Medan akan segera menerapkan langkah-langkah pengendalian harga untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan pasokan pangan.
Menurutnya, pemerintah akan berkoordinasi langsung dengan para pemasok untuk mengetahui penyebab berkurangnya pasokan komoditas tertentu di pasar.
"Langkah-langkahnya akan kami jumpai pemasoknya," kata Citra.
Pemerintah Kota Medan juga tengah menyiapkan langkah intervensi untuk komoditas yang mengalami lonjakan harga, khususnya cabai. Selain itu, koordinasi akan dilakukan dengan rumah potong hewan guna memastikan pasokan daging ayam tetap terjaga.
Sebagai upaya pengendalian harga, Pemerintah Kota Medan juga akan segera meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan menggelar pasar murah.
Lainnya: Pimpinan DPR RI Minta Masyarakat Kawal RUU Perampasan Aset, Paling Lambat Disahkan 15 Desember 2026!
"Kami akan menggelar GPM dan Pasar Murah. Kita pastikan barang komoditas tersebut ada di pasar," ujarnya.
Citra menegaskan bahwa inspeksi mendadak tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, yang meminta pemantauan langsung terhadap harga kebutuhan pokok agar langkah-langkah yang tepat dapat segera diambil.
"Sidak ini sesuai arahan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Masyarakat banyak yang mengeluh harga. Jadi kita ingin mengetahui secara langsung," katanya.
Pemerintah Kota Medan juga akan menelusuri rantai distribusi—mulai dari pemasok hingga pedagang—untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kenaikan harga serta memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat tetap terjaga.