Dugaan Bunuh Diri Siswi SMA Tewas Tertabrak KRL di Jurangmangu Tangsel, Pesan Terakhirnya di Postingan Viral!
--
MASKAHUB - Setelah kejadian tersebut dugaan bunuh diri, jenazah korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Tangerang Selatan untuk pemeriksaan medis dan identifikasi lebih lanjut.
Sementara itu, pihak kepolisian memulai penyelidikan atas kasus ini. Seorang siswi SMA tertabrak dan tewas oleh kereta Commuter Line Jabodetabek di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Banten. Informasi yang dilansir dari v, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.45 WIB.
Seorang penumpang di dekat lokasi kejadian menyatakan bahwa korban terlihat berada di jalur kereta sebelum peristiwa itu terjadi. Saksi menyebutkan bahwa korban telah memosisikan dirinya di atas rel sebelum kereta melintas.
"Anak tersebut terlihat berada di jalur kereta," ujar saksi tersebut.
Hingga sekitar pukul 17.00 WIB, petugas terkait masih berupaya mengevakuasi korban. Sementara itu, Manajer Humas KAI Commuter, Leza Arlan, menyatakan bahwa petugas keamanan yang berjaga di Stasiun Jurangmangu segera mengamankan lokasi untuk mencegah penumpang lain mendekati tempat kejadian.
Petugas juga menghubungi pihak kepolisian dan layanan medis untuk menangani situasi tersebut. Polisi tiba di Stasiun Jurangmangu sekitar pukul 17.30 WIB.
Polisi kemudian melakukan operasi evakuasi selama kurang lebih satu jam. Tepat pada pukul 18.30 WIB, operasi selesai, dan jenazah korban dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk penanganan lebih lanjut. Keluarga korban dilaporkan telah diberitahu mengenai kejadian tersebut dan tiba di Stasiun Jurangmangu.
"Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang terjadi di Stasiun Jurangmangu."
"Petugas KAI Commuter bersama pihak terkait telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, layanan medis dan pihak keluarga tentunya," ujar juru bicara tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.com.
KAI Commuter mengimbau seluruh penumpang untuk mengutamakan keselamatan saat berada di stasiun. KAI Commuter juga memohon maaf kepada para pengguna jasa atas keterlambatan operasional yang diakibatkan oleh kejadian tersebut.
"Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas adanya insiden ini sehingga berdampak pada keterlambatan perjalanan Commuter Line sore ini selama proses penanganan berlangsung. Keselamatan pengguna, petugas, dan perjalanan Commuter Line tetap menjadi prioritas kami," ujar Leza.
"KAI Commuter menyampaikan duka dan keprihatinan kepada keluarga atas kejadian tersebut serta menghormati proses penanganan yang dilakukan oleh pihak berwenang," pungkas Leza.
Pesan Terakhir Korban
Ternyata, korban sempat menuliskan pesan terakhir di media sosial sebelum tertabrak dan meninggal dunia akibat kereta komuter. Menurut Tribunnews.com, korban menuliskan permintaan maaf terkait keterlambatan perjalanan kereta.
"Mau coba sekarang maaf ya kalau perjalanan kereta anda terlambat," tulis akun TikTok @kghramika.
Lainnya: Blibli Upgrade Layanan Tukar Tambah Online dan Pickup di Toko, Pelanggan Dijamin Makin Puas!
Lainnya: RAW Fakta Unik Manga BL Duty First, Kiss Later Chapter 1 Bahasa Indonesia, Tatapan yang Menggoda
Selain unggahan cerita (story) TikTok, akun tersebut juga membuat video Reel yang menampilkan karakter anime Jepang. Reel tersebut memuat teks berikut:
"Plan A, 1. graduate shs, 2. be a scriptwriter, 3. move out of the house, 4. get the help i need.."
Reel tersebut juga menyertakan bagian bertuliskan 'Rencana B' yang disertai foto kereta listrik komuter yang sedang melaju kencang. Reel yang diunggah pada hari Kamis (6 Agustus 2026) itu juga memuat keterangan (caption) berbunyi, "I Wish id never been born lololol."
Pihak kepolisian saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut, mulai dari pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) hingga meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi.
"Identifikasi, identitas, lagi ngecek TKP segala macam juga. Tadi kalau enggak salah mayat sudah dibawa ke RSUD. Ada juga pihak keluarga," ujar Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo.
"Nanti kalau sudah ada identifikasi, pengecekan, penyelidikan, saksi-saksi dan sebagainya, baru kita bisa menyimpulkan apa ini (penyebabnya),," ujarnya.
Lainnya: Geger Dugaan Minta Pacar Aborsi Viral, Runner Up Raka Jatim 2026 Dipecat Pemkot Surabaya
Demikianlah kronologi kejadian yang menimpa seorang siswa SMA yang tertabrak dan meninggal dunia akibat kereta komuter di Jurangmangu, Tangerang Selatan.