Lore Solo Leveling Terbaru : Siapa Sosok Monarch yang Kekuatannya Melebihi Ashborn?
--
MASKAHUB – Dunia cerita Solo Leveling kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar, terutama setelah kelanjutan semesta ceritanya memperluas jangkauan lore melalui sekuel seperti Solo Leveling: Ragnarok. Salah satu topik paling kontroversial dan paling banyak dicari oleh para penggemar adalah perdebatan mengenai kekuatan para Monarch.
Selama ini, Ashborn, sang Shadow Monarch atau Monarch of Shadows, dikenal sebagai makhluk terkuat yang memegang kendali atas pasukan bayangan dan mendominasi perang melawan para Rulers. Namun, seiring berkembangnya narasi, muncul pertanyaan besar di kalangan pembaca: apakah ada sosok Monarch lain yang kekuatannya benar-benar melebihi Ashborn?
Lainnya: Profil Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Pembawa Baki Bendera HUT RI ke-81 Asal Papua
Berdasarkan sumber lore resmi dari novel web asli dan kelanjutannya, posisi Ashborn sebagai yang terkuat di antara para Monarch sebenarnya memiliki catatan khusus.
Ashborn pada awalnya bukanlah entitas kegelapan murni sejak awal penciptaan, melainkan pecahan terbesar dari Absolute Being—pencipta alam semesta Solo Leveling. Karena pecahan kekuatannya adalah yang terbesar, ia mewarisi sebagian besar kekuatan sang pencipta, termasuk kemampuan manipulasi kematian yang membuatnya ditakuti oleh kawan maupun lawan.
Namun, dalam pembahasan mengenai siapa yang kekuatannya bisa melampaui Ashborn, narasi sering kali mengarah pada dua entitas utama: Antares, sang Monarch of Destruction, dan sang tokoh utama penerus takhta, Sung Jinwoo. Jika berbicara secara murni mengenai kekuatan destruktif fisik dan daya rusak murni di medan perang, Antares sering dianggap setara atau bahkan memiliki daya hancur yang sangat mengerikan.
Sebagai pemimpin dari ras naga, Antares adalah perwujudan kehancuran mutlak yang membuat para Rulers harus mengerahkan seluruh artefak terkuat mereka untuk meredamnya.
Meskipun Antares memiliki kekuatan destruktif yang luar biasa besar, dari segi totalitas kekuatan dan fleksibilitas, ia tetap tidak bisa sepenuhnya melampaui Ashborn dalam hal penguasaan pasukan abadi.
Keunggulan mutlak Ashborn terletak pada pasukannya yang tidak bisa mati; setiap musuh yang dikalahkan akan bangkit kembali menjadi bagian dari bayangannya. Hal inilah yang membuat Ashborn berada di level ancaman yang berbeda dibandingkan Monarch lainnya.
Lainnya: Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku: Daftar Lokasi, Jadwal, dan Aturan Lengkapnya
Lalu, siapa sosok yang benar-benar melampaui Ashborn? Jawabannya jatuh kepada pewarisnya sendiri, yaitu Sung Jinwoo. Di akhir cerita utama Solo Leveling dan berlanjut ke babak baru di Solo Leveling: Ragnarok, Sung Jinwoo berhasil menyerap seluruh kekuatan penuh dari Ashborn setelah proses pewarisan takhta selesai secara sempurna. Tidak seperti Ashborn yang harus membagi kekuatannya atau beradaptasi dengan tubuh manusia (seperti saat berada di dalam wadah Sung Ilhwan atau Jinwoo muda), Jinwoo pada akhirnya memegang kendali penuh atas kekuatan Absolute Being tanpa batas beban fisik mortal.
Dalam lore terbaru, Sung Jinwoo bahkan bertarung menghadapi ancaman dari entitas luar semesta (The Itars) yang kekuatannya jauh melampaui para Monarch original. Dengan kemampuan pasukannya yang terus berkembang melampaui dimensi waktu dan ruang, skala kekuatan Jinwoo saat ini resmi melampaui batasan yang pernah dimiliki oleh Ashborn semasa hidupnya sebagai Shadow Monarch.
Kesimpulannya, di antara jajaran Monarch original ciptaan awal, tidak ada satu pun yang secara mutlak melampaui Ashborn dalam hal kapasitas total kekuatan dan keabadian pasukan. Namun, melalui proses regenerasi kekuatan dan evolusi takhta ke tangan Sung Jinwoo, batas kekuatan tersebut berhasil dilewati, menjadikan sang Shadow Monarch baru sebagai entitas terkuat yang pernah ada di dalam sejarah semesta Solo Leveling.